Senin, 31 Oktober 2016

E-LEARNING



Dengan berkembangnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi konsekuensinya. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional kedalam bentuk digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya.
E-learning dalam arti luas bias mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajaran sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyedian jasa e-learning untuk umum. E-learning bias juga dilakukans ecara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-news letter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas.
Manfaat e-learning dapat dilihat dari 2 sudut pandang:
a.       Manfaat bagi siswa
Dengan kegiatan e-learning dimungkinkan berkembangnya fleksibilitas belajar yang tinggi. Artinya, kita dapat mengaskses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang. Selain itu, kita juga dapat berkomunikasi dengan guru/dosen setiap saat, misalnya melalui chatting dan email. Mengingat sumber belajar yang sudah dikemas secara elektronik dan tersedia untuk di akses melalui internet, maka kita dapat melakukan interaksi dengan sumber belajar ini kapan saja dan dimana saja, dan juga tugas dapat diserahkan kepada guru/dosen begitu selesai dikerjakan.


b.      Manfaat bagi pengajar
Penggunaan e-learning di universitas secara konsepnya, dosen e-learning harus mempunyai kemampuan pemahaman pada materi yang disampaikan, memahami strategi e-learning yang efektif, persiapan pembelajaran, penentuan interaksi mahasiswa, penyeleksian dan pengevaluasian tugas secara elektronik agar tercapai tujuan yang diinginkannya.
Untuk menghindari kegagalan e-learning, program-program yang perlu dikembangkan berkaitan dengan kebutuhan pengguna khususnya mahasiswa, antara lain:
·         Berkaitan dengan informasi tentang unit-unit terkai proses pembelajaran,
·         Kemudahan akses sumber referensi
·         Komunikasi dalam kelas, seperti forum diskusi online dan mailing list
Program e-learning yang efektif dimulai dengan perencanaan dan terfokus pada kebutuhan bahan pelajaran dan kebutuhan mahasiswa. Teknologi yang tepat hanya dapat diseleksi ketika elemen-elemen ini dimengerti secara detail. Kenyataannya, kesuksesan program e-learning berhubungan dengan usaha-usaha yang konsisten dan terintegrasi dari mahasiswa, fakultas, fasilitator, staf penunjang dan administrator.
·         Mahasiswa
Sehubungan dengan tugas mahasiswa yaitu untuk belajar, maka perlu didukung oleh keadaan lingkungan yang baik, membutuhkan motivasi, perencanaan dan kemampuan untuk menganalisa dengan menggunakan instruksi atau modul yang baik
·         Lembaga/Universitas
Kesusksesan e-learning bergantung juga pada tanggung jawab dari lembaga/universitasnya untuk memenuhi kebutuhan mahasiswanya
·         Fasilitator
Fasilitator diharapkan mengerti akan kebutuhan dari mahasiswa dan dapat melayani mahasiswanya dan mengikuti arahan yang telah ditentukan lembaga.
·         Staf penunjang
Staf penunjang merupakan kebutuhan utama untuk menciptakan keadaan, sehingga e-learning tetap pada jalur yang benar.
·         Administrator
Administrator bukan hanya sekedar memberikan ide, tetapi perlu juga bekerjasama dengan personel teknis dan staf penunjang, meyakinkan bahwa sumber daya teknologi perlu dikembangkan secara efektif untuk keperluan misi akademis kedepan.

Referensi:
http://viyoel.blogspot.co.id/2009/11/artikel-dari-internet-tentang-e.html
https://sites.google.com/site/elearningpp09/e-learning/e-learning-with-rpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar